Recent Comments

    Tugas Pkn Asas Kewarganegaraan

     

    DEFINISI IUS SOLI DAN IUS SANGUINIS

     

    Ada 2 asas dalam menentukan kewarganegaraan seorang anak yang dianut negara-negara didunia,yaitu:

    1. Asas Ius Soli atau jus soli ( hak untuk wilayah )

    adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran (terbatas). Negara yang menganut asas ini akan mengakui kewarganegaraan seorang anak yang lahir sebagai warganegaranya hanya apabila anak tersebut lahir di wilayah negaranya, tanpa melihat siapa dan darimana orang tua anak tersebut. Asas ini memungkinkan adanya bangsa yang modern dan multikultural tanpa dibatasi oleh ras, etnis, agama, dll.

    Contohnya, seseorang dilahirkan di Negara Indonesia, maka ia akan menjadi warga Negara Indonesia, walaupun orang tuanya adalah warga Negara Amerika Serikat. Beberapa negara yang menganut asas Ius Soli, yaitu:

    – Argentina

    – Brazil

    – Jamaika

    – Kanada

    – Meksiko

    – Amerika Serikat

     

    1. Asas Ius Sanguinis atau jus sanguinis ( hak untuk darah )

    adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan keturunan orang tuanya. Negara yang menganut asas ini akan mengakui kewarganegaraan seorang anak sebagai warga negaranya apabila orang tua dari anak tersebut adalah memiliki status kewarganegaraan negara tersebut (dilihat dari keturunannya). Asas ini akan berakibat munculnya suatu negara dengan etnis yang majemuk.

    Contohnya, seseorang dilahirkan di Indonesia tapi orang tuanya adalah warga Negara Cina, maka orang tersebut tetap menjadi warga Negara Cina.

    Contoh negara yang menganut asas ini adalah negara-negara yang memiliki sejarah panjang seperti negara-negara Eropa dan Asia, yaitu:

    – China

    – Kroasia

    – Jerman

    – India

    – Jepang

    – Malaysia

    Masalah yang timbul dari kedua asas ini, yaitu:

    1. Apatride

    Adalah seseorang yang tidak memiliki status kewarganegaraan. Misalnya, seorang keturunan bangsa A yang menganut asas ius soli melahirkan  dinegara B yang menganut asas ius sanguinis. Maka anak yang dilahirkan tidak menjadi warganegara A dan juga tidak dapat menjadi warganegara B. Sehingga anak tersebut tidak menpunyai status kewarganegaraan.

    Contoh : Jennifer Lopez memiliki darah keturuanan bangsa Latin (Brazil), namun dia lahir di negara Belanda. Dengan demikian Jennifer tidak memiliki status kewarganegaraan baik warga negara Brazil maupun Belanda. Brazil tidak mengakui Jennifer Lopez sebagai warga negaranya karena dia lahir di luar negara Brazil. Dan dia juga bukan warga negara Belanda, karena dia tidak memiliki darah keturunan bangsa atau orang Belanda.

     

    1. Bipatride

    Adalah seseorang yang memiliki dua kewarganegaraan (kewarganegaraan ganda). Misalnya, seorang keturunan bangsa B yang menganut asas ius sanguinis melahirkan di negara A yang menganut asas  ius soli. Oleh karena itu ia keturunan bangsa B, maka ia dianggap sebagai warganegara B akan tetapi negara A juga mengganggap dia warganegaranya berdasarkan tempat kelahirannya.

    Contoh : Ayah Bao Cun Lai adalah seorang Tionghoa. Namun karena Bao Cun Lai lahir di Inggris, maka dia memiliki dua kewarganegaraan, yaitu sebagai warga negara Inggris yang menerapkan asas kewarganegaraan berdasar tempat kelahiran, juga sebagai warga negara China yang menganut asas kewarganegaraan yang didasarkan pada pertalian darah.

    Leave a Reply